강남서연성형외과 블로그

2026-05-29

Pembengkakan Setelah Teknik 'Dujulttagi' (feat. Kerutan Halus Akibat Bengkak)

Penjelasan mengenai pembengkakan dan kerutan halus pasca operasi revisi kelopak mata ganda dengan teknik 'dujulttagi' (penurunan garis tanpa eksisi kulit).

Pembengkakan Setelah Teknik 'Dujulttagi' (feat. Kerutan Halus Akibat Bengkak)
Pembengkakan Setelah Teknik ‘Dujulttagi’ (feat. Kerutan Halus Akibat Bengkak)

Berikut adalah postingan mengenai topik tersebut.

Ini adalah kasus pasien yang menjalani operasi pada libur Chuseok kali ini dan baru melewati masa pemulihan sedikit lebih dari satu minggu.

Saya mendapat kabar melalui manajer konsultan bahwa pasien merasa cemas, jadi saya ingin memberikan penjelasan dengan melihat kasus serupa.

[Video — Lihat sumber asli]

Jika melihat kondisi sebelum operasi, terdapat bekas luka cekung yang parah, garis kelopak mata tampak tebal seperti ‘sosis’, dan mukosa mata (bagian dalam kelopak) sangat terekspos ke atas.

Rencana operasinya adalah sebagai berikut:

  • Menurunkan garis kelopak mata.
  • Melakukan pelepasan perlekatan (adhesi) dengan baik tanpa melakukan eksisi kulit.
  • Memperbaiki area bekas luka cekung dengan melapisi jaringan di sekitarnya untuk menyamarkan bekas luka tersebut (semaksimal mungkin, namun penghilangan bekas luka total tidak dapat dijamin).
  • Memperbaiki eksposur mukosa (hanya sampai batas di mana tidak ada masalah fungsional).
[Video — Lihat sumber asli]

Ini adalah tampilan sekitar 10 hari setelah operasi.

Dalam video yang dikirimkan, terdapat bagian dengan kerutan halus di atas garis kelopak mata.

Ini bukanlah lipatan ganda (triple fold) yang sering terjadi setelah teknik ‘dujulttagi’, melainkan terjadi karena pembengkakan di bagian atas garis sayatan menyusut lebih cepat daripada bagian bawahnya. Kondisi ini akan membaik seiring berjalannya waktu. Silakan merujuk pada tautan kasus serupa di bawah ini:

https://blog.naver.com/medicdoctor/222157893648

Dan sebagai referensi, berikut adalah contoh lipatan ganda yang benar-benar menjadi masalah.

Ini adalah kasus di mana saya melakukan koreksi dini bagi pasien yang gagal menjalani operasi ‘dujulttagi’ di rumah sakit lain.

Koreksi Dini Setelah Kegagalan Dujulttagi (feat. Lipatan Tiga.. : Blog Naver

Anda tidak perlu khawatir! Kondisi ini akan jauh membaik seiring berjalannya waktu.

Selain itu, terjadinya lagophthalmos (mata tidak dapat menutup sempurna) sementara setelah operasi adalah karena otot penutup mata sudah dalam keadaan lemah pada pasien yang telah menjalani banyak prosedur operasi. Diperlukan waktu untuk pemulihan kembali.

Like